Program Literasi

Program “15 Menit  sebelum belajar: Program yang fokus pada pembiasaan membaca. Setiap pagi sebelum pelajaran pertama dimulai, seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan staf) wajib membaca buku non-pelajaran (fiksi atau non-fiksi) selama 15 menit.

Pojok Baca/Mading: Membuat sudut baca yang nyaman dan pencahayaan yang memadai di kelas atau mading untuk menampilkan karya literasi siswa, seperti puisi, cerpen, atau ulasan buku. 

Mengadakan kompetisi literasi : Mengadakan kompetisi litersi untuk mengapresiasi karya siswa, seperti lomba menulis cerpen, esai, atau puisi, lomba pidato literasi. Kegiatan inidapat memberikan motivasi kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan membaca mereka sambil bersaing dengan teman-teman mereka.

Menulis karya tulis : Mengadakan  kegiatan menulis karya tulis  secara rutin 2 kali dalam sebulan

Kunjungan  Rutin ke Perpustakaan: Mendorong siswa rutin berkunjung ke perpustakaan sekolah untuk  membaca serta membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait